Abang kemana aja?
Era ketenaran telah berlalu, masa kejayaan kian surut, seperti kata orang pesta pasti akan berakhir.
kira-kira hal inilah yang menimpa BEM fakultas ekonomi dan bisnis, sudah sekian lama tak berpenghuni, pintu ditutup dengan gembok yang besar, sampah berserakan dimana-mana, debu bertaburan dan dihiasi sarang laba-laba.
siang tak berpenghuni malam tampak sangat horor.
Sebagai pendatang baru, saya cukup bingung ingin belajar berorganisasi namun yang hanya ada sebuah wadah yang tidak memiliki aktor-aktor yang bisa dijadikan figur untuk belajar. Kendatipun mahasiswa yang ada sangat banyak khususnya fakultas ekonomi tapi hampir tidak ada yang berfikir ingin mengembangkan salah satu organisasi ini, disatu sisi ketika sekelompok mahasiswa dari organ tertentu berniat kearah itu tapi hanya menuai kritik dan larangan dengan dalih ini bukan tempat yang tepat untuk itu. setelah apa yang di perintahkan dilakukan malah menjadi semakin sepi.
Nah maumu apa gerang?????..
Hal yang sangat memalukan dan memilukan mengingat fakultas ini dengan
Mahasiswa terbnyak dibanding fakultas lain yang relatif sedikit tapi bem nya cukup stabil dan ramai. Saya jelas cemburu terhadap bem-bem lain yang cukup antusias untuk mengaktifkan bem mereka. Sebagai pendatang baru tentunya sangat awam dengan organisasi maka jangan salahkan ketika nantinya tidak akan ada pengurus berikut nya dikarenakan kepengurusan yang sekarang hilang tidak ada kabar. Sebagian sibuk dengan kepentingan individu masing-masing, sampai lupa ada tanggung jawab lain yang masih perlu untuk diemban.
Kebobrakan yang terjadi bisa jadi dikarenakan kurangnya perhatian kita kepada kelanjutan sebuah organisasi. Ketika ini tidak secepatnya diatasi maka bisa jadi bem ini akan fakum dan mati sampai seterusnya.
Setiap semester kita menyetor uang UKM, tapi kalian rela uang tersebut hanya membengkak di pihak universitas, hak kita sebagai mahasiswa telah dieksploitasi sedemikian rupa tapi kita tak kunjung sadar untuk bergerak melawan itu, salah satu caranya adalah dengan lagi-lagi mengaktifkan organisasi-organisasi yang ada. Kita sangat dirugikan dengan membayar ukm tersebut tapi tidak diimbangi dengan kegiatan-kegiatan yang harusnya kita adakan sebagai mahasiswa yang aktif berkuliah.
Entah kita sadar atau tidak tapi yang jelas kita telah ditipu dengan cara yang sangat halus, dan kezaliman itu secara tidak langsung kita dukung dengan cara memberika apa yang mereka minta tanpa meminta apa yang menjadi hak kita.
Entah kita bodoh atau sombong tapi telah nyata kita telah dibodoh-bodohi dengan cara yang sangat pintar.
saya sadar akan hal itu, saya tersiksa akan hal itu. Bukan kah kita tahu kita diseru menyuarakan kebenaran dan mencegah kepada kemungkaran, tapi kita hanya terdiam melihat sebuah kemungkaran.
bacalah dalam hati kawan
"JIKA ADA SERIBU ORANG YANG MENYUARAKAN KEBENARAN, MAKA PASTIKANLAH AKU SATU DIANTARANYA. JIKA ADA SEPULUH ORANG YANG MENYUARAKAN KEBENARAN, MAKA SAKSIKANLAH AKU SATU DIANTARNYA. DAN JIKA HANYA ADA SATU ORANG YANG MENYUARAKAN KEBENARAN, MAKA PASTIKAN DAN SAKSIKANLAH ITU ADALAH AKU"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar